Jumat, 12 April 2013


Contoh soal current liabilities


SOAL 1
Berikut ini adalah beberapa transaksi dari James Edwards Corp :
  1. 1.       Tanggal 2 Februari, perusahaan membeli barang dari Jack Haley Corp seharga $ 50.000 dan mendapat diskon tunai dengan syarat 2/10;n/30. Pembelian dan hutang dicatat pada jumlah bersih setelah diskon tunai. Faktur dibayar 26 Februari.
  2. 2.       Tanggal 1 April, membeli sebuah truk seharga $ 40.000 dari GM Company dengan membayar  $ 4.000 tunai dan menandatangani wesel 1 tahun dengan bunga 12% atas sisa harga beli.
  3. 3.       Tanggal 1 Mei, meminjam $ 80.000 dari Chicago National Bank dengan menandatangani wesel tanpa bunga $ 92.000 dalam waktu satu tahun sejak 1 Mei.
  4. 4.       Tanggal 1 Agustus, dewan redaksi mengumumkan deviden tunai $ 300.000 yang akan dibayar 10 September kepeda pemegang saham.
  5. 5.       Tanggal 5 Desember, menerima $ 500 dari Phil Jackson sebagai deposito yang akan dikembalikan setelah beberapa perabotan yang digunakan dalam tahap produksi, dikembalikan 15 Januari.
  6. 6.       Selama bulan Desember, penjualan tunai berjumlah $834.750 yang mencakup pajak penjualan 5% yang harus dibayar kenegara pada hari ke 15 bulan berikutnya.
  7. 7.       Selam tahun 2013, perusahaan terlibat pajak dengan dinas pajak (IRS). Pengacara menyatakan bahwa mereka percaya bahwa perusahaan akan kalah dalam perselisihan tersebut. Mereka juga percaya perusahaan akan membayar kepada IRS antara $ 900 dan $ 1.400. Setelah Laporan Keuangan diterbitkan 2001, kasus diselesaikan dimana perusahaan membayar $ 1.200. berapa jumlah, jika ada, yang harus dilaporkan sebagai kewajiban kontijensi ini per 31 Desember 2013.

Contoh soal current liabilities





SOAL 1
Berikut ini adalah beberapa transaksi dari James Edwards Corp :
  1. 1.       Tanggal 2 Februari, perusahaan membeli barang dari Jack Haley Corp seharga $ 50.000 dan mendapat diskon tunai dengan syarat 2/10;n/30. Pembelian dan hutang dicatat pada jumlah bersih setelah diskon tunai. Faktur dibayar 26 Februari.
  2. 2.       Tanggal 1 April, membeli sebuah truk seharga $ 40.000 dari GM Company dengan membayar  $ 4.000 tunai dan menandatangani wesel 1 tahun dengan bunga 12% atas sisa harga beli.
  3. 3.       Tanggal 1 Mei, meminjam $ 80.000 dari Chicago National Bank dengan menandatangani wesel tanpa bunga $ 92.000 dalam waktu satu tahun sejak 1 Mei.
  4. 4.       Tanggal 1 Agustus, dewan redaksi mengumumkan deviden tunai $ 300.000 yang akan dibayar 10 September kepeda pemegang saham.
  5. 5.       Tanggal 5 Desember, menerima $ 500 dari Phil Jackson sebagai deposito yang akan dikembalikan setelah beberapa perabotan yang digunakan dalam tahap produksi, dikembalikan 15 Januari.
  6. 6.       Selama bulan Desember, penjualan tunai berjumlah $834.750 yang mencakup pajak penjualan 5% yang harus dibayar kenegara pada hari ke 15 bulan berikutnya.
  7. 7.       Selam tahun 2013, perusahaan terlibat pajak dengan dinas pajak (IRS). Pengacara menyatakan bahwa mereka percaya bahwa perusahaan akan kalah dalam perselisihan tersebut. Mereka juga percaya perusahaan akan membayar kepada IRS antara $ 900 dan $ 1.400. Setelah Laporan Keuangan diterbitkan 2001, kasus diselesaikan dimana perusahaan membayar $ 1.200. berapa jumlah, jika ada, yang harus dilaporkan sebagai kewajiban kontijensi ini per 31 Desember 2013.

Saham


1.      Apa itu saham?
Apa sih yang terpikir kalau kita mendengar kata “saham”. Sesuatu yang sering diucapkan oleh orang-orang yang berkecimpung di dunia bisnis. Bersumber dari wikipedia.com Saham adalah satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan. Dengan menerbitkan saham, memungkinkan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pendanaan jangka panjang untuk 'menjual' kepentingan dalam bisnis - saham (efek ekuitas) - dengan imbalan uang tunai. Ini adalah metode utama untuk meningkatkan modal bisnis selain menerbitkan obligasi. Saham dijual melalui pasar primer (primary market) atau pasar sekunder (secondary market).(gambar:financeroll.co.id)
Kalau menurut beberapa ahli, saham adalah:

Minggu, 31 Maret 2013




TAFSIR SURAT AR-Ruum 41: ???
oleh 
Amirul Mu'min

Tak dapat dipungkiri, dunia kini sedang di cengkram ideologi sekularisme. Ideologi ini telah melahirkan berbagai paham dan sistem yang merusak kehidupan. Dalam penetapan baik dan buruk, ideologi ini mendasarkan asa manfaat materialis. Dalam ekonomi, ideologi ini melahirkan sistem ekonomi kapitalisme. Sistem ekonomi ini menjadikan riba sebagai pilarnya dalam berekonomi dan merupakan melanggar syari'at islam. Faktanya, pilar tersebut menjadi penyebab terjadinya krisis ekonomi global. 
Pola hidup masyarakat yang modern telah membuat pembangunan sangat eksploitatif terhadap sumber daya alam dan mengancam kehidupan. Pembangunan yang bertumpu pada pertumbuhan produksi terbukti membuahkan perbaikan ekonomi, akan tetapi gagal di bidang sosial dan lingkungan. Sebut saja meningkatnya emisi gas rumah kaca, berkurangnya areal hutan serta musnahnya berbagai spesies dan keanekaragaman hayati. 
Maka dengan gagalnya system ekonomi kapitalis, lahirlah beberapa gagasan ataupun sebuah konsep yaitu, konsep green economy. Program lingkungan PBB (UNEP; United Nations Environment Programe) dalam laporannya berjudul Towwards green economy menyebutkan, ekonomi hijau adalah ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan keadilan social. Ekonomi hijau ingin menghilangkan dampak negative pertumbuhan ekonomi terhadap lingkungan dan kelangkaan sumber daya alam.


 
ISLAMIC BANKING : SINERGI GREEN FINANCING DAN GREEN BUILDING DALAM PERWUJUDAN SUSTAINBILITY DEVELOPMENT
Oleh:
Amirul Mu'min
Rodiah Fika Fardila
Taufik Akbar

 

Permasalahan lingkungan semakin hari kian kompleks. Pola hidup masyarakat yang modern telah membuat pembangunan sangat eksploitatif terhadap sumber daya alam dan mengancam kehidupan. Selama ini pembangunan lebih bertumpu pada pertumbuhan produksi terbukti hanya membuahkan perbaikan ekonomi, akan tetapi gagal di bidang sosial dan lingkungan. Sebut saja meningkatnya emisi gas rumah kaca, berkurangnya areal hutan serta musnahnya berbagai spesies dan keanekaragaman hayati. Disisi lain pembangunan adalah suatu keniscayaan yang tidak bisa dielakkan diera modern ini. Bahkan dalam rangka pencapaian kesejahteraan ekonomi pembanguan menjadi pilar penting Ironisnya lingkungan dan pembangunan sering berada dalam stigma yang kontradiktif. Persoalannya adalah, pembangunan yang diupayakan melalui industrialisasi acap kali menimbulkan masalah dalam bidang lingkungan dan pencemaran lingkungan.
Menyadari kondisi tersebut, maka meningkatkan kesadaran terhadap isu lingkungan yang mendorong masyarakat untuk memikirkan upaya pengimbangan laju ekonomi dengan upaya konservasi lingkungan alam dan melahirkan paradigm ekonomi yang memasukkan aspek lingkungan kedalamnya atau yang lebih dikenal dengan konsep green economy.
Green economy adalah solusi bagi permasalahan lingkungan dan dapat membawa peradaban global menjadi lebih baik, berkeadilan, sejahtera dan berkesinambungan. Konsep green economy ini diyakini bisa menyelesaikan masalah yakni pembangunan ekonomi yang terjadi sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan dan mengurangi permasalahn social seperti kemiskinan, malnutrisi dan kurangnya akses terhadap air bersih.






HUTANG USAHA/HUTANG DAGANG
Hutang usaha adalah hutang yang timbul akibat aktivitas utama usaha dan tergantung pada setiap perusahaan tertentu. Hutang usaha atau hutang dagang biasanya timbul dari pembelian barang atau jasa – jasa dan dari pinjaman jangka pendek. Dalam menentukan jumlah hutang jangka pendek perlu diperhitungkan hutang atas barang – barang yang dibeli yang masih dalam perjalanan. Pencatatan hutang atas pembelian barang yang masih dalam perjalanan harus mempertimbangkan syarat pengirimannya.




WESEL BAYAR
Wesel bayar adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang pada tanggal tertentu. Wesel bayar ada yang dijamin dan ada juga yang tanpa jaminan, didalamnya termasuk wesel – wesel yang dikeluarkan untuk pembelian barang/persediaan, pinjaman bank jangka pendek, dan untuk pembelian mesin dan alat – alat.
Wesel bayar diterbitkan dalam 2 bentuk     dengan bunga    ada penyesuaian terhadap bunga beban







Tanpa dengan bunga



HUTANG JANGKA PANJANG YANG JATUH TEMPO
Hutang obligasi dan hutang – hutang jangka panjang lainnya yang akan dilunasi kurang dari satu tahun dilaporkan sebagai hutang jangka pendek. Jika yang jatuh tempo hanya sebagian, maka bagian yang jatuh tempo dalam tahun itu dilaporkan atau di catat sebagai hutang jangka pendek, sedangkan yang yang belum jatuh tempo tetap dicatat sebagai hutang jangka panjang. Apabila hutang jangka panjang yang jatuh tempo dalam periode itu akan dilunasi dengan dana – dana pelunasan atau daru hasil penjualan obligasi baru atau ditukar dengan saham, maka hutang jangka panjang tadi tetap dilaporkan atau dicatat ebagai hutang jangka panjang. Walaupun pelunasannya masih dalam waktu satu tahun.







HUTANG DEVIDEN
Deviden yang dibagikan dalam bentuk uang muka atau aktiva ( jika belum di bayar ) di catat dengan mendebit rekening laba tidak dibagi dan menkredit hutang deviden. Karena hutang deviden ini segera akan dilunasi maka termasuk dalam kelompok hutang jangka pendek. Hutang deviden muncul pada saat pengumuman pembagian deviden oleh direksi dan terhutang sampai tanggal pembayaran. Deviden untuk saham perioritas, walaupun jumlahnya sudah pasti tetapi sebelum tanggal pengumuman belum merupakan hutang. Hutang deviden skrip akan dikelompokkan sebagai hutang jangka pendek jika segera akan dilunasi. Pembagian deviden dalam bentuk saham di catat dengan debit laba tidak di bagi dan kredit deviden saham yang akan dibagi. Kredit yang dibuat untuk mencatat deviden saham yang akan dibagi tidak termasuk dalam kelompok hutang jangka pendek tetapi merupakan elemen modal.


DEPOSITO YANG DAPAT KEMBALI
Merupakan jaminan yang diminta dari langganan juga merupakan hutang, jika jaminan itu dapat ditarik kembali sewaktu – waktu maka merupakan hutang jangka pendek, tetapi jika jaminan itu akan disimpan dalam perusahaan untuk jangka waktu yang lama, maka termasuk dalam kelompok hutang jangka panjang. Contoh : deposito pelanggan jasa telepon
Ayat jurnalnya sebagai berikut



 Oleh: amirul mu'min
Sumber referensi :
Baridwan,zaki., intermediate accounting edisi ke-5
Perkuliahan akuntansi keuangan II STE SEBI bersama bpk. Sepky mardian, SEI,MM

 

kewajiban



 

Kewajiban – kewajiban yang timbul dari transaksi – transaksi di masa yang lalu untuk mendapatkan aktiva atau jasa yang pembayarannya akan dilakukan di masa yang akan dating,dalam akuntansi istilah ini disebut juga dengan hutang.
Hutang – hutang yang menjadi kewajiban suatu perusahaan dibagi menjadi 2 bagian yaitu :
  1. Hutang jangka pendek/ kewajiban lancar ( current liabilities )
  2. Hutang jangka panjang ( long term liabilities )
Pada prinsipnya hutang akan dicantumkan sebesar nilai tunai dari hutang – hutang tersebut, tetapi pada umumnya hutang jangka pendek akan di cantumkan dengan jumlah sebesar nilai nominalnya. Penyimpangan ini dilakukan dengan dasar anggapan bahwa yang bisa digunakan untuk mengelompokkan hutang adalah jangka waktu pembayaran hutang – hutang tersebut. Apabila hutzng itu dibayar dalam jangka waktu siklus operasi atau dalam waktu satu tahun maka masuk kedalam hutang jangka pendek. Dikarenakan siklus perusahaan berbeda – beda, batasan seperti itu masih kurang dapat memenuhi, oleh karena itu batasan yang digunakan berubah menjadi seperti yang di bawah ini :
Suatu kewajiban akan dikelompokkan sebagai hutang jangka pendek apabila pelunasannya akan dilakukan dengan menggunakan sumber – sumber aktiva lancar atau dengan menimbulkan hutang jangka pendek yang baru.
Dengan batasan seperti ini, kesulitan yang timbul dari perbedaan jangka waktu siklus usaha bisa diaatasi.
Hutang jangka pendek dibagi menjadi 3 bagian;
  1. Hutang jangka pendek yang jumlahnya dapat diketahui
  2. Hutang jangka pendek yang jumlahnya belum dapat ditetapkan.
  3. Hutang – hutang bersyarat.

 

kewajiban Kewajiban saat ini      penyelesaiannya di masa yang datang
kewajiban yang tidak dapat di hindari
transaksinya telah terjadi
kewajiban lancar     satu siklus operasi (1 tahun)
    penyelesaiannya atau pembayarannya dari asset lancar.

 

Macam – macam jenis hutang jangka pendek yang jumlahnya dapat di ketahui.
  1. Hutang dagang dan hutang wesel.
  2. Hutang jangka panjang yang jatuh tempo dalam periode itu.
  3. Hutang deviden.
  4. Pendapatan yang diterima dimuka.
  5. Uang muka dan jaminan yang dapat diminta kembali.
  6. Dana yang dikumpulkan untuk pihak ketiga.
  7. Hutang biaya ( biaya yang masih akan dibayar ).
Jenis – jenis Hutang jangka pendek yang jumlahnya belum dapat ditetapkan
  1. Taksiran hutang pajak pendapatan
  2. Taksiran hutang hadiah yang beredar
  3. Taksiran hutang garansi
  4. Taksiran hutang pension
hutang bersyarat : hutang – hutang yang sampai pada tanggal neraca masih belum pasti apakah akan menjadi kewajiban atau tidak. Hutang-hutang ini muncul akibat kegiatan dimasa yang lalu.
Jenis – jenisnya sebagai berikut :
  1. Piutang wesel didiskontokan dan piutang dijaminkan
  2. Sengketa hokum
  3. Tambahan pajak yang belum jelas kepastiannya
  4. Jaminan terhadap hutang anak perusahaan
  5. Garansi terhadap penurunan harga barang-barang yang dijual.
Oleh : amirul mu'min
Sumber referensi :
Baridwan,zaki., intermediate accounting edisi ke-5
Perkuliahan akuntansi keuangan II STE SEBI bersama bpk. Sepky mardian, SEI,MM